Melihat dari sisi yang lain.

kita terkadang gagal melihat sebuah pelajaran kehidupan ketika kita melihat situasi sulit saja. “saya tidak bisa membuat roti karena merasa bahwa bekerja menjadi koki roti itu sia-sia tidak ada gunanya di masa depan”. kita cenderung gagal menjadi orang yang pandai berorganisasi ketika merasa organisasi yang kita ikuti itu tidaklah penting, tidak ada gaji nya. jadilah kita orang yang apa adanya dalam menjalani tugas. bahkan banyak kita juga yang gagal memahami kenapa orang lain begitu keras kepada kita? mengapa teman saya begitu meremeh kan saya? kita gagal memahami maksud orang tua ketika mereka tidak bisa mengirim uang bulanan ke pada kita, bahkan kita membenci mereka ketika mereka tidak bisa memberikan apa yang kita mau. bahkan kita membenci pekerjaan yang hanya membersikan rumah.Read More »

Iklan

Menghargai Profesi orang lain.

Menghargai profesi orang lain baru saya pelajari ketika merasakan apa yang saya kerjakan tidak di hargai oleh orang lain. dan apa yang saya buat selalu tidak pas untuk orang lai, ketika saya mengatakan “saya bekerja sebagai penjaga toko” ada yang mengatakan “loh..kok kerja disana? kamu kan serjana, enggak ada kerjaan lain?”. ketika saya menulis di blog ada yang mengatakan “hh…buat apa nulis, seperti anak kecil aja, emang bisa menghasilkan uang? masi banyak yang bisa kamu kerjakan”.

Saling MenghargaiRead More »

Jangan berpikir yang buruk.

berpikir buruk mengenai diri sendiri atau orang lain adalah sebuah kebiasaan yang merugikan. berpikir buruk mengenai diri sendiri juga sangat merugikan, bagaimana tidak ketika kita ingin memulai sesuatu yang baik sudah terbelokir dengan pemikiran yang mengatakan “ah..mana mungkin aku bisa”, “aku kan punya prestasi pas-pasan”, “apa yang saya buat juga di bisa di buat orang lain”. jika pemikiran seperti itu muncul di dalam pikiran kita sudah pasti kita tidak akan bisa melakukan apa-pun yang baik dan tidak bisa menemukan bakat kita dimana.

Read More »

Ikut Test CPNS.

sekarang saya sudah cukup lama tidak menulis, karena pikiran betul-betul tidak tenang dan sayapun tidak bisa menulis. di sisilain saya juga mikir untuk dapat kerja dan berusaha cari kerja, ternyata cari kerja tidaklah mudah.

saat ini saya sedang mengikuti test CPNS di Kalimantan Utara, perencanaan pembangunan dan litbang provinsi kalimantan utara, Analis Data dan Informasi. dan jika kalian ingin tahu kebutuhan untuk instansi yang saya lamar hanya di butuhkan satu orang “woooowwww” dan jumlah yang ngelamar ada 169 orang, merebutkan satu posisi, sampai-sampai saya mikir, emang susah banget ya cari kerja, sampai-sampai satu posisi aja di lamar 169 orang.

Bukan cuman instansi tempat saya lamar aja yang banyak masi banyak lagi yang lainnya yang tidak mau saya sebutkan “hahahaha”.

tapi walupun saingan banyak saya tetap belajarlah, sudah beli buku paduan CPNS yang isi nya mencapi 648 halaman, tebal kan?

sambil mikir juga “mungkin gk sih bisa lulus?”.  tapi optimis ajalah dan terus belajar toh memang dunia ini tempat bersaing juga.

jika kita sukses syukur harus kita naikan kepada TUHAN jika Tidak Syukur juga tetap kita naik kan kepada TUHAN.

Pesan saya :

mungkin kita harus bernai untuk mencoba yang berbeda sekarang ini, bernai mencoba hal-hal baru dan menekuni bidang kita.

Respon kamu pada saat tidak bisa di terima orang lain.

Begitu banyak penolakkan yang terjadi. kita di tolak di manapun, kita di tolak oleh orang-orang yang kita cintai. itu semua membuat kita kecewa, membuat kita merasa tidak pantas.

Saya sering di tolak, sering di remeh kan, sering di rendahkan. jadi saya tentu saja merasa penolakan dan di remeh kan itu sangat tidak baik. Read More »

Tidak semua orang dapat menerima Informasi baru

Jadi seperti ini, ketika kita mendapatkan informasi baru hal-hal baru, tidak semua orang dapat menerimanya. Mungkin menurut kita itu hal baik tapi belum tentu menurut orang lain, atau bisa juga mereka sudah tau mengenai kebenaran nya jadi ketika kita menyampaikan informasi tersebut mereka merasa di ajari dan menolak informasi tersebut, bukan hanya menolak bisa jadi mereka kepahitan atau marah kepada kita.

Jadi ? Tidak semua orang dapat menerima informasi baru dari kita. Sebaiknya jangan terburu-buru mengatakan apa yang kita dapat, sabar dan tunggu waktu yang tepat.
Waktu yang tepat tidak datang dalam waktu yang cepat. Rendah hati mampu menerima informasi baru rendah hati juga mampu menahan diri sehinga kata-kata yang keluar bisa datang di waktu yang tepat.

 

Kita sudah memiliki Jati Diri

Kejadian 1:27 Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka.

Allah adalah pencipta kita, di bentuk menurut gambar-Nya. Jika mengunakan bahasa saya, di ciptakan sama seperti ALLAH seperti bentuk ALLAH.

Jadi apa kah Allah memiliki bentuk seperti manusia (daging) ? Tidak. Allah adalah Roh. Jadi yang merupakan jati diri kita adalah Roh ALLAH sendiri.

Roh kita adalah yang menurut gambar Allah. menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) jati1/ja·ti/ a murni; asli;

— diri 1 ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; 2 inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dari dalam; spiritualitas:

Kejadian 1 : 27a “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia”. jadi jati diri manusia sejak awalnya adalah gambaran Allah. Tujuan Allah menciptakan kita adalah untuk melakukan hal yang benar dan tepat.

Jati diri manusia adalah melakukan yang benar, melakukan semua pekerjaan baik dengan semangat.

pertanyaan nya jika Jati diri kita adalah sama seperti Allah Tuhan Yang Maha Kuasa mengapa masih banyak manusia yang berbuat jahat? mengapa banyak orang yang tidak mengenal diri nya sendiri? mengapa banyak yang masih mencari jati diri nya?

Semua itu bisa terjadi karena DOSA, dari siapa DOSA itu berasal? dari Adam dan Hawa, sejak nenek kita ini melanggar ketetapan ALLAH Yanag Maha Kuasa sejak itulah jati diri yang tadi nya baik dan hebat menjadi rusak. Jati diri yang baik dan murni kebaikan bercampur dengan kejahatan dan ke egosian dari keinginan kita.

maka jangan heran jika kita melihat terjadi hal-hal yang merusak dimana-mana, bahkan ada yang tidak merasa perbuatan jahat mereka adalah sebuah kejahatan besar, bahwa kejahatan yang mereka lakukan bukanlah JATI DRI mereka sebenarnya, jelas sekali bahwa Allah menciptakan kita dengan tujuan yang baik dan saling mengasihi. tapi karena kita memiliki daging (tubuh) yang ingin selalu di puaskan maka dari itu sulit untuk sebagian orang menemukan jati diri nya.

apa kita masih bisa memperbaiki jati diri yang rusak oleh Dosa? BISA! dengan cara mengenal dan Percaya Kepada YESUS KRISTUS adalah cara kita untuk memulihkan jati diri kita “menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia”. Kenapa harus Yesus Kristus “Yesus Kristus ada wujud Asli dari Jati diri ALLAH dan siafat-sifat nya adalah memang seperti ALLAH, karena Dia adalah ALLAH itu sendiri. fakta nya, setiap orang yang meneriam YESUS Kristus Sebagi TUHAN dan Juruselamat akan menemukan jati diri nya, jika kita tidak menerima Dia (Yesus Kristus) kita akan terus mencari, mencari,mencari dan mencari… sampai ada di suatu titik kita akan bertanya siapa aku sebenarnya?

Seperti apa wujud asli dari jati diri kita ? Silahkan jawab sendiri jika kalian ingin tahu jati diri temukan pencipta mu. Melalui doa dan membaca FIRMAN ALLAH.

Jika seorang tidak mengenal ALLAH dengan baik dia juga tidak akan mengenal jati diri nya dengan baik. Jadi apa kita harus mencari jati diri? Harus. Dengan mendekatkan diri kepada Allah Maha Kasih.

Apa semua orang Kristen juga sudah menemukan jati dri nya? belum tentu, karena menjadi kristen bukan berati menerima Yesus. tapi menerima Yesus sudah pasti menjadi kristen.

jadi…jati diri kita sudah ada sejak TUHAN ALLAH menciptakan kita, jati dri yang baik dan sempurana. tapi karena dosa jati diri kita menjadi rusak. jadilah manusia bingung mencari siapa dia sebenar nya? di dalam diri kita, JIWA kita hanya ada satu yang bisa mengisi nya, ia itu TUHAN YESUS Kristus, kita berusaha menutup ruang kosong itu dengan cara, berbuat jahat, menyibukan diri, keegosian, mealkukan apapun yang tubuh kita senangi. tapi kita tidak pernah merasa cukup kan ? kenapa….karena kita tidak mengenal pencipta dengan baik.

“Temukan YESUS KRISTUS di dalam hati mu, maka kamu sudah bisa memulikan jati diri yang rusak”

Salam damai.